Posted by: bundagaluh | June 8, 2009

What’s wrong with my Salsa

bener-bener deh, dari minggu kemain aku dibikin gregetan dengan Salsa. Ceritanya, Salsa tuh lagi berubah banget, dulu bisa dibilang Salsa termasuk anak mais, nurut, pinter dll. Tapi akhir-akhir ini agak beda..

Di UAS hari pertama dan kedua Salsa tidak menyelesaikan pekerjaannya (mewarnai). Nah lo, padahal mewarnai itu adalah kegiatan favoritnya. Setelah aku tanya, katanya “kan selesai ga selesai harus dikumpul bu, nah kakak kan belum selesai ya sudah kakak kumpul aja…” Ketika aku konfirmasi ke guru beserta ibu-ibu yang nungguin putra/putrinya, ternyata salsa kebanyakan ngobrol dengan teman samping kanan/kirinya.

Ketika di rumah Uti, gitu juga…bikin ulah terus. Di sanggar juga, mewarnainya ga selesai padahal waktu masih banyak, tapi dengan alasan capek tetp saja ga mau nerusin dan pilih main di play ground. Padahal tadi kan sudah bobo siang 2jam kak… :(

Plus tadi waktu di sekolahan Salsa dengan bangganya bilang, “Bu, tadi kakak di sekolah jilbabnya kakak lepas lho…” Astagfirullaah… “Lha kenapa kak?” Aku langsung menimpali. Kata Salsa, “kan supaya lebih cantik dan ga sumuk lagi…” Gubrakk…Padahal bisa dibilang, Salsa hampir tidak pernah melepas jilbabnya ketika berada di luar rumah (bepergian). Bahkan dengan sendirinya ketika mau diajak keluar, langsung syet cari jaket, celana panjang, dan jilbab. Bahkan sempat protes ketika gurunya minta Salsa melepas jilbab ketika mau diambil foto buat keperluan administrasi di sekolah. Kok ini…

Pasti ini ada yang salah deh, terutama dengan apa yang aku atau ayah lakukan/bilang ke Salsa. Terlalu sak klek dan keraskah kami? Astagfirullaah, semoga segera terjawab kebingungan ini ya Allaah. Semoga kami segera memahami dan mengrti dengan apa yang dirasakan/dialami Salsa. Amiin

Maafkan ibu kak, mungkin ibu terlalu sibuk sengan de’ Royan serta kesibukan ibu yang lain…Ibu sayang kakak…

Posted by: bundagaluh | June 8, 2009

Hamil ketigaku…

Berbeda dengan kedua kehamilan pertamaku dulu, perasaan ini agak-agak gimana gitu. Kalau yang dulu alhamdulillaah dari awal bulan sampe lahir, aku ga ngidam apa-apa dan menjalani aktifitas seperti biasa. Namun untuk yang ketiga ini kayaknya kok aku males makan nasi, mual, eneg dan lebih sensitif. Hwaduh bahaya nih…

namun mungkin ini dikarenakan aku agak sedikit tersugesti dengan adanya IUD yangmasing terpasang. Perasaaan khawatir, anyhow, teteplah ada meski sudah sangat berkurang berkat browsingan di internet maupun penjelasan detil dari dokter.

Dan yang lebih heran lagi malesnya itu lho…ck…ck..ck…sampe-sampe rumah berantakan..setrikaan juga ga selesai hehehe. Alhasil, akhirnya aku putuskan untuk minta bantuan mbak Rum, tetangga di kampung sebelah untuk bersih-bersih dan stetrika.

Kalau Ayah, hmmm, sejauh ini yah memang lebih cuek deh dengan kehamilan ketigaku ini. Sehari kalau aku ingat-ingat kayanya hanya sekali atau dua kali sempat say hello to the baby inside :( Wah, wah berarti bener nih apa yang ditulis mbak Devi tentang pengalaman kehamilan yang ketiganya…

Lucunya, berita kehamilanku ini dalam sehari langsung syuuut tersebar ke teman-teman kantor maupun teman main. Rata-rata pada geleng-geleng kepala hahahahaha…karena mereka tahu kalau sebenarnya aku pake IUD. Jangankan mereka, wong dr.spesialisnya aja juga heran karena IUD tsb masih terpasang dengan bagus. Hmm, dua kali kb tyt tetep aja hamil. Wah wah wah, gimana kalau aku ga kb ya? bisa-bisa anakku sudah enam..” :D

But, this evening, surprisingly, aku ngerasakan my baby inside kayak bergerak ‘mak lherrr…’ gitu deh…subhanallaah..indah sekali

Posted by: bundagaluh | June 6, 2009

kakak pertama, kakak kedua

Inilah salah satu kehebohan anak-anak ketika tahu ada adik bayi di dalam perut ibunya. Awalnya sih aku dan ayah ingin Salsa tetep dipanggil kakak sementara Royan dipanggil Mas Royan gitu, tapi Salsa mintanya dipanggil kakak pertama dan Royan dipanggil kakak kedua…hahaha kaya film mandarin yang dibintangi Ady Lau itu. Apa tuh judulnya? Lupa… :D

Yah, whatever aja deh kids…

Trus bentar-bentar Salsa ngelus-elus perut ibunya nih sambil nebak-nebak entar jumlahnya berapa, entar kaya siapa dan lain-lain. Dan tadi pagi begitu bangun tidur, Salsa langsung berkata, “Bu, gimana kalau adik bayi nanti jumlahnya seratus? Wah rame banget nanti ya? Kalau nangis semua, pasti kedengeran sampe rumah mbah Uti…” :D

Ayah langsung menimpali, “walah la nanti jadi kaya Kurawa yang di cerita wayang itu kak hehehe.”

Bayangan jumlah seratus itu ternyata tetap nyantol di kepala sampai ketika Salsa mandi. Katanya, “kalau adik bayi ada 100, berarti nanti perut ibu besarnya sampe ke depan rumah dong bu..” huahahahaha…

Kakak, kakak, ada-ada saja. Ibu mah penginnya satu saja dulu kak, yang penting sehat lahir batin dan selalu diberi kemudahan dan kelancaran. Amiin

Sementara Royan yang mungkin belum begitu ‘care’ hanya sesekali saja nanya ke ibu, adik bayi lagi apa. Dan kalau sudah begitu, langsung mendekatkan kepalanya ke perut ibu sambil berkata, “wah, adik bayi lagi bobo bu…”

Hmmm, ya Allaah terimakasih atas keindahan dan kebahagian ini.

Posted by: bundagaluh | June 4, 2009

Bekal Sekolah Bersurat

Akhir-akhir ini, Salsa sering banget minta dibekali nasi ke sekolah. Lauknya Salsa yang nentuin sendiri sehari sebelumnya. namu yang terfavorit adalah tetap telur dadar bikinannya sendiri. nah, suatu kali tanpa sepengetahuannya aku selipkan satu lebar kertas kecil bertuliskan ‘halo cantik…selamat makan…jangan lupa cuci tangan dan doa dulu ya..mmmuah, Ibu sayang kakak…Salam sayang dari ayah dan de’ Royan”. lalu aku kasih gambar hati di bagian bawahnya. Wah, ternyata itu sesuatu yang sangat membahagiakan buat salsa sampe-sampe gambar hatinya digunting dan ditempel ke tempat nasinya (gunting dan lemnya pinjam ke bu guru katanya ^_^)

Setelah hari itu, selalu Salsa minta diselipkan surat di dalam tempat nasinya. UNtuk menambah pengetahuan dan daya nalarnya, aku coba selipkan teka-teki sederhana. Misalnya, “ayo coba tebak kak, binatang apa yang sukanya makan ikan, berkaki empat, lucu, menggemaskan, dan suka bersuara meong..?”

Alhamdulillaah, ternyata seseuatu yang sederhana ini mampu menjadi satu sarana untuk memperlancar kemampuan membaca Salsa, menambah daya nalar dan identifikasinya, serta yang terpenting, semakin mendekatkan kami berdua…

Posted by: bundagaluh | June 4, 2009

Welcome to Mommy, Dear…

Lama ga ngeblog, hmmm susah untuk mulai nulis lagi. Dari tadi ketka-ketik, ketak ketik, dihapus, diulang lagi dan gituuuu wae :D

Yawis, to the point aja. Selesai ngajar kelas terakhir kemarin, aku beserta ayah dan anak-anak ke dokter kandungan. Dan hasilnya, surprise…!! “I’m pregnant, friends…wow”

Ups, surprise nggak sih, karena seperti pengalaman kedua kehamilanku yang dulu, aku selalu feeling yakin hamil begitu telat haid. Bedanya, hehe ni aku masih pakai IUD.

Yups, begitulah. Manusia boleh berencana namun Allaah jelas adalah penentu segalanya. Terus terang, rasa sakit yang luar biasa ketika proses persalinan Royan dulu, membesarkan Royan yang memiliki energi ekstra sehingga anaknya ga mau diem banget serta kekhawatiran ga bisa kasih ASI eskklusif karena jam kerja yang cukup berat tatkala aku masih ngantor dulu, membuatku berpikir dua kali untuk menambah anak meskipun tiap kali lihat bayi ahhh, ga bisa nahan pengin punya lagi :D

Dan benar-benar hari ini kebesaran Allaah ditunjukkan kepada kami. Meskipun aku sudah 3th pakai IUD Nova T (5-6th), ternyata aku hamil juga. Dan ketika di USG tadi, IUDnya masih terpasang dengan baik, tepat di tempatnya. Subhanallaah…

Yang membuatku agak sedikit terkejut adalah ternyata IUDnya ga diambil meski terjadi kehamilan. Menurut dokter, itu sih aman-aman saja karena letak IUD berada di luar selaput ketuban sehingga tidak akan memperngaruhi perkembangan janin. Nah, ayah nih yang tetep saja khawatir takut kenapa-kenapa dengan adik bayi dengan masih adanya IUD tersebut. Alhasil, sesampai di rumah langsung cetek, nyalain komputer dan browsing di internet. Lamaaaa…banget dan looked so serious sampe akhirnya mampu tersenyum lebar dan berkata, “sudah banyak yang mengalami dan everything is just fine. Well, welcome my little dear.” gitu deh…Kami bahagiaaa banget.

Salsa antusias banget mau bantu ini bantu itu kalau adik bayi sudah lahir nanti. Tapi kata salsa, “aku maunya adik bayi cantik biar jadi temenku. Kalau kayak de’ Royan aku ga mau..” gubrak…hahahaha Salsa, Salsa. Royan ga mau kalah, “lo, ho oh no…kayak de’ Royan dong. kan nanti bisa main tut tut…” :D

Ya Allaah, terima kasih sekali lagi telah Engkau percayakan kembali satu makhluk kecil dalam rahim hamba ini. Semoga dan semoga ya Allaah selalu Engkau beri segalanya yang terbaik sebagai mana Engkau berikan kepada kedua kakaknya, sehat selalu dan tak kurang suatu apa. Semoga Engkau semakin memperlancar dan mempermudah jalan kami ke depan serta selalu membarokahi kehidupan keluarga kami. Amiin.

Ahh senengnya nambah satu lagi yang insyaallaah akan membukakan pintu surga bagi kami dengan doa-doanya. Welcome to mommy, dear…mmuah

Older Posts »

Categories