Posted by: bundagaluh | April 21, 2008

Boyongan…

temen-temen mungkin bosen ketika maen ke blog ini, kok ga pernah ada posting baru. Gini ceritanya, rumah lagi dibongkar dari hari senini kemaren jadi kita serumah boyongan ke rumah eyang WIndan padahal di sana belum konek internetnya. Katanya sih speedynya bisa dipindah tapi berhubung baik aku maupun Ayah lagi super sibuk belum sempet nih mindah speedynya ke rumah Eyang Windan.

Trus kebetulan lagi dua minggu kemarin kantor juga lagi ada dua acara yang membuat aku amupun temen-temen jarang di depan komputer karena ngurusi acara tersebut (Worksop Kidsmart kerjasama dengan IBM dan juga Workshop untuk guru TK). So hampir dua minggu ini aku pulang malem teruz. KAsian Salsa dan Royan ya? Habis gimana lagi dunk…?

Dengan boyongan ke rumah eyang Windan ini, ternyata juga merupakan ajang pembelajaran bagi Salsa maupun Royan. Anak-anak harus beradaptasi dnegan lingkungan baru (kemarin-kemarin kita jarang banget nginep di Eyang Windan karena jarak rumah yang dekat). Anak-anak harus belajar untuk ‘rapi’ (tante Retno tuh orangnya rapi banget kalo urusan rumah jadi kita harus bisa adapt dong ;D)

Ndilalah lemari mainan Salsa dan Royan kagak kebawa. Alhasil aku harus sekreatif mungkin mencari apa aja yang ada di rumah eyang supaya bisa jadi mainan Royan khususnya. Alhamdulillaah sekali aku pernah baca ponstingan mbak Devi di Yudhistira31.blogspot.com yaitu tentang alat perkusi dari kaleng bekas. Udah deh kita bikin alat perkusi itu.

Dulu, almarhum eyang Putri suka menjahit. Sepeninggal beliau, mesin jahit beserta pernak-perniknya tidak ada yang menyentuh. Wah itu juga bisa jadi mainan buat anak-anak lo…Royan suka nagmbilin kancing-kancing baju trus diputar=putar kayak gasingan. Dia sangat menikmati permainan ini.

Trus kalo salsa mah, lebih enak kalo urusan kasih kegiatan di rumah. Cukup diprintkan lembar kegitaan mewarnai, sudah beres deh. Selesai mewarnai, Salsa aku minta untuk menceritakan gambar yang udah diwarnainya itu. Dengan antusias Salsa akan bercerita sesuai dengan imajinasinya. Selain itu, Salsa juga lagi seneng-senengnya nulis. Jika ada tulisan apa aja, ia akan mencontek tulisan tersebut. Begitu seslesai, Salsa akan minta siapapun yang ada didekatnya untuk membaca tulisan itu. Selanjutnya, ia akan dengan mudah menulis kembali tulisan tersebut tanpa ngeliat contekannya lagi. Sebenere hebat lo anak-anak itu perkembangan motorik halusnya luamyan cepet cuma sayangnya ibunya kurang kasih stimulasi hehehehe…

Begitulah, benar adanya pa yang dibilang mbak Devi bahwa justru orangtualah yang harus banyak belajar dari anak-anaknya.


Responses

  1. hihi… jadi inget waktu awal boyongan ke rumah Eyang Putri.

    Tetep semangat yaa!! ^_^

  2. oke deh, semoga ya mbak Lala….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: