Posted by: bundagaluh | April 29, 2008

Boneka Kertas

Setibanya di rumah, kemarin Salsa ma royan tuh lagi pada berebutan pembatas buku yang berbentuk boneka kertas (souvenir nikahan temen hari minggu kemarin). Nah akhre muncul ide deh buat bikin sendiri . Kebetulan tadi pagi baru buka susu jadi ada kardus yang belum dipake. Akhire aku bilang ke anak-anak untuk bersikap manis dan akan ngajak bikin boneka sendiri habis ba’da maghrib.

Selesai maghriban, Salsa langsung nagih janji untuk bikin boneka. Aku bilang oke dan minta Salsa untuk menyiapkan segala keperluannya yaitu:

bahan:

kardus (bekas susu ato mie)

Alat:

1. gunting

2. krayon untuk mewarnai

Cara membuat:

1. Gambar bentuk orang lengkap dengan kaki, tangan dan kepala serta anggota wajah.

2. Gunting sesuai pola

3. Warnai rambut, baju dan aksesories lain

4. Boneka siap dipake untuk bermain

Salsa sangat antusias dengan kegiatan ini. Apalagi dia memang sangat menyukai menggambar. Terlebih lagi Royan, ia kan lagi suka-sukanya belajar menggunting. Jadi deh semua kertas diguntang-gunting dengan bentuk yang ga karuan. Jika berhasil merobek ujung/tepi kertas, Royan akan berteriak “horee…adek adet..” artinya “horeee….adik saget buk…. (adik bisa …)”

Setelah itu, ayah ikut bergabung dengan menggambarkan mainan kesukaan Royan yaitu Thomas si kereta api. MElihat ayahnya menggambar Salsa langsung bilang bahwa Salsa yang akan mewarnai kereta tersebut. Setelah selesai diwarnai, kereta tersebut diberikan ke adiknya (yang memang sedari tadi ga merhatiin sekitarnya saking asiknya guntang-gunting). salsa bilang, “dek..surprise…kereta api tut tut tut…” Royan langsung melonjak kegirangan sambil bilang tut tut tut….

Wah, betapa bahagianya aku saat itu….terlebih ketika akhire Salsa membuat berbagai ukuran boneka lalu memainkannya sesuai dengan imajinasinya. Wah-wah ternyata memang bener yah, untuk meningkatkan kreatifitas dan imajinasi anak tidak harus dengan biaya mahal. Ayo para orang tua, semangat-semangat.


Responses

  1. bu, gambare pundi…la meh niru je, jadi aku pakai ilmu kira-mira nih…hehehe…tidak perlu mahal, yang penting anak senang, dan belajar memanfaatkan barang bekas juga tak kalah pentingnya bu…semangat!!

  2. Karena dana terbatas… saya juga suka bikin mainan untuk anak-anak… Suatu ketika waktu si sulung baru berumur 5 tahunan… saya bikin… “boneka gurita” yang dari benang woll dan bola tennis… Ternyata ini menggundang kecemburuan dari keponakkanku…
    Dia bilang… “ibu… kok ibu gak pernah bikin-in aku boneka kayak tante yanti??? ” he he he… padahal si keponakan punya banyak mainan “branded”….

    Makasi ya.. udah berkunjung dan meninggalkan jejak disana…
    Mudah-mudahan jalinan silahturahmi ini akan langgeng…. Amin

    Salam untuk 2 putra-putri nanda…yang menyinari rumah cinta ini…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: