Posted by: bundagaluh | May 29, 2008

I am NOT a Super Mom

SUPER MOM..
Apakah itu berarti seorang ibu yang selalu berada di sisi buah hatinya setiap saat? Apakah itu berarti seorang ibu yang selalu bisa menyuapi buah hatinya 3x sehari? Apakah itu berarti seorang ibu yang selalu bisa menimang dan meninabobokan buah hatinya? Apakah itu berarti seorang ibu yang tidak pernah marah? APakah itu berarti seorang ibu yang selalu memasakkan aneka masakan lezat? apakah itu berarti seorang ibu yang selalu menemani buah hatinya main setiap saat? Dan apakah itu berarti seorang ibu yang memiliki anak-anak yang selalu sehat dan tanpa masalah dalam hal makan?

Wah-wah-wah..kalau memang itu indikatornya berarti aku ini masih jauh sekali dari seorang SUPER MOM. Okelah, aku memang bukan seorang super mom karena yang bisa aku lakukan hanyalah menyiapkan menu makan esok hari pada malam sebellumnya, memasaknya di pagi hari, menyiapkan baju dan memandikannya di pagi hari, mengantar sekolah, menjemputnya ketika pulang, memandikannya di sore hari, menemaninya bermain atau melakukan kegiatan yang sudah aku rancang sebelumnya, lalu membacakan cerita ketika mau tidur. Hanya sebatas kegiatan-kegiatan rutin dan BIASA yang bisa aku lakukan. Namun aku selalu berusaha untuk selalu melakukan semua hal tersebut dengan segenap rasa cintaku kepada kedua anakku. Bahkan aku selalu berusaha untuk tidak memegang pekerjaan kantor ketika berada di rumah dan anak-anak masih pada belum tidur.

So, aku memang belum bisa menjadi ibu yang baik dan SUPER bagi kedua buah hatiku. Tapi yang jelas aku yakin semua ibu sangat mencintai buah hatinya dan akan melakukan segala hal yang terbaik buat mereka SEMAMPUNYA. So, ayo semangat wahai semua para ibu….


Responses

  1. hm..menarik sekali dengan kata “semampunya”…masalahnya, kata ‘semampunya’ ini sering didefinisikan lain2 buat kalangan ibu2…entah kenapa aku juga ga ngerti. kadang di kantor mampu menjadi ‘super woman’ namun di rumah capek dan nerimo memang begini mampunya aku…anak diurus sama embak…ya..semoga keikhlasan kita-lah yang dapat dirasakan oleh anak-anak kita…bagaimanapun mereka adalah tanggungjawab kita, bukan si embak…mari kita sama-sama selalu berusaha meningkatkan kemampuan kita..sehingga kata ‘semampunya’ pun akan terus semakin berarti bagi anak-anak…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: