Posted by: bundagaluh | July 25, 2008

Hypno Parenting

Apa sih itu Hypno Parenting itu?
Hmm…aku browse artikel ini gara-gara mengikuti pertemuan orang tua dan wali di sekolah Salsa TK Djamaatul Ikhwan Surakarta. Pada saat itu, Kepala Sekolahnya, bapak Muhammad Ghufron, SE mengatakan bahwa salah satu alternatif untuk mempengaruhi pikiran bawah sadar anak dan mengisinya denagn hal-hal yang positif dan membangun semangat adalah dengan melakukan hypno therapy. Nah hasil dari browsinganku itu aku nyantol di sekolahorangtua.com

Nah setelah itu aku berlangganan newsletters gratis. Yang pertama adalah mengenai apa itu Hypno Prenting. Berikut ini penjelasannya:

Hypoparenting terdiri dari 2 kata dasar yaitu hypnosis dan parenting.
Marilah kita bahas satu persatu secara singkat sehingga makna dari
HypnoParenting dapat dimengerti dengan benar.

Hypnosis di Indonesia masih dianggap sebagai satu hal yang
dipenuhi misteri. Masih banyak yang beranggapan bahwa hypnosis
melibatkan kuasa kegelapan, atau suatu bentuk praktek supranatural.
Oleh karena itu tidak sedikit juga orang yang percaya bahwa hal
yang berbau hypnosis harus dijauhi atau dihindari.

Ada juga yang berpendapat bahwa subyek yang di-hypnosis tidak bisa
mengontrol pikirannya sendiri dan dalam kondisi yang sepenuhnya
tidak sadar. Atau bahkan ada juga yang mengatakan bahwa kalau
sering di-hypnosis akan lupa ingatan dan mudah dipengaruhi oleh
orang lain, atau bahkan mudah dimasuki “roh halus”. Baiklah
sekarang kita akan membahasnya.

Pertama kali yang perlu diketahui adalah di dunia ini terdapat
dua aliran besar hypnosis yaitu aliran Timur dan Barat. Pada
aliran Timur memang banyak dijumpai hal-hal yang bersifat mistis
atau “magis”. Sedangkan pada aliran Barat dipengaruhi oleh teori-teori
mengenai pikiran dan struktur bahasa. Hypnosis yang akan diulas
di sini menganut aliran Barat. Jadi semuanya berdasarkan penelitian
ilmiah dari para pakar yang berasal dari dunia kedokteran dan
psikologi.

Fenomena hypnosis kita alami setiap hari. Pernahkah Anda melihat
film yang mengharukan hingga menangis? Anda demikian larut dalam
film itu sehingga seakan-akan menjadi sesuatu yang nyata.

Itulah hypnosis.

Contoh lainnya, mari bayangkan sebuah jeruk lemon yang sangat segar
di depan Anda. Bayangkan jeruk tersebut dibelah jadi 2 bagian dan
kemudian dikucurkan ke dalam mulut. Bagaimana reaksi tubuh Anda?
Adakah pengaruhnya? Apakah air liur Anda menjadi lebih encer?
Jika Anda perhatikan jeruknya kan tidak ada, hanya imajinasi saja
bukan? Tetapi mengapa tubuh kita bereaksi dengan cara yang sama
ketika jeruknya benar-benar ada?

Itulah hypnosis.

Otak kita menangkap gambaran mental dari jeruk lemon. Dan ketika
kita melakukannya dengan penuh perasaan dan konsentrasi maka
otak menganggap hal itu adalah suatu kenyataan dan memerintahkan
tubuh untuk bereaksi dengan cara yang sama saat kita dulu
berhadapan dengan jeruk lemon yang sesungguhnya.

Satu syarat penting yang harus ada di sini adalah bahwa Anda
harus pernah punya pengalaman dengan jeruk lemon dulu sebelumnya
sehingga bisa membayangkan dengan detail. Jika Anda belum pernah
melihat jeruk lemon sebelumnya maka sugesti di atas tadi tidak akan
berhasil.

Tidak ada hal berunsur “magis” atau “mistis” bukan ? Untuk memahami
fenomena jeruk lemon di atas maka kita harus mengerti cara kerja
pikiran. Apa maksudnya? Maksudnya, kita harus mengerti bagaimana
pikiran memproses stimulasi dari luar (dalam hal ini berupa
kata-kata) menjadi suatu gambaran mental berdasarkan informasi
yang sudah ada di memori pikiran sebelumnya. Dengan pemahaman
di atas, maka kita sekarang akan menyadari bahwa semua proses
pemasukan informasi ke dalam pikiran adalah suatu proses hypnosis.

Nah sekarang apa itu Parenting? Parenting adalah segala sesuatu
yang berurusan dengan tugas-tugas orangtua dalam mendidik dan
membesarkan anak. Tugas kita sebagai orangtua dalam mendidik dan
membesarkan anak sebenarnya sangat berat dan penuh liku-liku
tantangan. Sayangnya kita hanya berbekal pengalaman sebagai seorang
anak yang dulunya dididik dan dibesarkan oleh orangtua kita.
Sebagian besar pola asuh dan pola didik orangtua kepada kita
akhirnya mewarnai tugas kita sebagai orangtua. Kita memperlakukan
anak kita sebagaimana orangtua memperlakukan kita dulunya.
Seharusnya kita harus memperlakukan anak sebagaimana kita dulu
ingin diperlakukan oleh orangtua kita. Dengan begitu kita bertindak
atas dasar perasaan seorang anak, bukan atas dasar perasaan kita
sebagai orangtua. Karena apa yang kita anggap baik belum tentu
seperti yang diinginkan oleh anak kita secara pasti. Dengan kata
lain, kita bertindak atas dasar persepsi kita sendiri, bukan dari
persepsi seorang anak.

Oleh karena itu dengan HypnoParenting kita berusaha mempetakan dan
membuat sistemasi atas segala hal yang berhubungan dengan tugas
kita sebagai orangtua ditinjau dari sudut pandang cara kerja
pikiran dan pengaruhnya terhadap masa depan seorang anak.
Mengapa kita meninjaunya dari sudut pandang cara kerja pikiran?
Karena segala sesuatu berakar dari pikiran. Manusia, anak-anak
sampai dewasa, melakukan segala sesuatu karena punya pikiran.
Segala hal tentang teori pertumbuhan dan perkembangan anak tak
akan berhasil jika kita gagal memahami cara kerja pikiran.
Satu hal sederhana, engapa seorang bayi belajar berjalan?
Karena ia melihat semua orang dewasa di sekitarnya berjalan tegak
dengan kedua kakinya. Bukan karena umurnya memang mengijinkan dia
untuk berjalan. Jika selama 5 tahun pertama hidupnya, sang bayi
hanya melihat orang di sekitarnya merangkak, maka ia pasti akan
merangkak juga. Tidak akan pernah berjalan tegak. Inilah mekanisme
hypnosis yang paling sederhana. Kita telah mempengaruhi seorang
bayi dengan contoh nyata bahwa suatu hari ia akan berjalan juga
sebagaimana kita orang dewasa. Hal ini ditangkap oleh otak bawah
sadarnya dan diproses sampai suatu saat si bayi mulai mencoba
untuk berdiri tegak dan berjalan. Tetapi karena tulangnya belum kuat
maka ia akan terjatuh. Tetapi karena kita sugesti, “Ayo coba lagi.
Berdiri lagi sayang, kamu pasti bisa” maka ia akhirnya bisa berjalan.
Bayangkan apa yang akan terjadi jika sugestinya, “Alaaa percuma,
kamu tidak akan bisa. Sudahlah duduk aja tidak usah berdiri atau
berjalan”, apakah si bayi akan bisa berjalan? Tentu tidak.

Jadi semoga sekarang Anda telah mengerti apa itu HypnoParenting
dan bagaimana aplikasi sederhananya.


Responses

  1. mbak, temenku ada yang pernah ikut terapi ini lo..memang luarbiasa hasilnya. (anaknya tadinya susah banget gamau diem alias hiperaktif gitu) dah gitu mamanya stres berat banyak tuntutan dari ayah yang kerjanya di luar negeri, ya mereka berhasil memperbaiki keadaan.

  2. Emang perlu dicoba kali ya mbak terutama untuk Royan yang susah banget diem dan sampe sekarang kalo distimulus ttg warna, angka, dll tuh ga mau ngalah, bawaannya ngotot terus kalo Royan bilang coklat padahal itu merah, ya tetep aja dia bilang merah…Trus lagi ga pernah mau diem (kapan itu sempat kesetrum gara-gara ambil kursi trus dinaiki buat nyalain saklar yang ke komputer… padahal sehari sebelumnya jumping dari tempat tidur…
    Ah emang dasar ibunya yang waktunya kurang banget kali ya…:(


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: