Posted by: bundagaluh | August 26, 2008

Just flowing like water…

Terus terang tak banyak yang aku lakukan untuk mendrill Salsa dalam urusan membaca. Entahlah, yang jelas aku selalu membela diri dengan alsan waktu yang tersita pekerjaan. Sampe rumah udah low bat banget ni badan. Padahal jelas itu tidak bisa dijadikan sebagai alasan, karena apapun itu tetep kewajiban orangtualah untuk memberi stimulan dan pendidikan dasar yang sebaik-baiknya bagi para putra-putrinya supaya bisa tumbuh menjadi pribadi yang mantap dan tegar menyongsong segala macam bentuk lehidupan.

Begitulah, keseharianku mengalir saja dari hari- ke hari. Setiba di rumah, istirahat sebentar sambil membereskan benda-benda dirumah mumpung Salsa dan Royan makan di taman belakang rumah. Ba’da maghrib, barulah acara dengan anak-anak dimulai. Sema’an iqro dan membaca latin. Kegiatan ini berlangsung hanya sekitar satu jam. Tapi alhamdulillah, Salsa sudah hampir khatam jilid II dari buku membacanya. Artinya Salsa sudah bisa membaca kalimat dan kata sederhana yang berakhiran ‘a, i, dan u’. Bagusnya lagi, Salsa juga semangat banget minta didikte kalimat lalu ia tulis dibuku kecilnya. Alhamdulillaah, selain untuk berlatih menulis, kegiatan tersebut juga semakin mengasah kemampuan membacanya.

Sementara untuk Royan, stimulan membacanya baru pada tahap memperkenalkan nama-nama benda di rumah yang aku tulis di kertas karton (10X20 cm). Satu minngu cukup aku kenalkan lima kartu dan dilakukan sekitar 3-5x dalam sehari (terinspirasi metode Glenn Doman)

Begitulah, tak banyak memang yang aku lakukan untuk mendrill kemampuan membaca anak-anakku tapi kuharap apapun itu semoga Salsa dan Royan ikhlas menerima dan mau mengertišŸ˜¦
maafkan ibu, nduk, le…


Responses

  1. Yang sabar ya bunda & kata orang bijak “Belajarlah untuk ikhlas meski kita letih”hehehhehe..moga2 aku juga bisa.amien

  2. Btw, salam buat keponakan2ku yang maniezt, Mdh2an lebran ini bisa plg ke Solo, ga tahu nih blm bs mingket dari Bekasi.

  3. hai..hai…hello pakde…senengnya pakde main ke sini…iya amiin mudah-mudahan lebaran kita bisa kumpul seperti biasanya..Wah sekarang tambah lagi nih jujugan kalo kita lagi main ke Jakarta nengokin mas Nanang, mas Yassar, mas Habib,Mbak ayu dan mbak Keysha…Asyik…banyak ampiranešŸ™‚ salam buat bude ya pakde…;)

  4. Romantika ibu bekerja. Tetep semangat bunda, pernah baca artikel, untuk ibu bekerja masalah sedikitnya kuantitas pertemuan dengan ananda itu bisa disiasati dengan meningkatkan kualitasnya.
    Kalo liat de yafi pas tidur, hati rasane miris. Pengen banget le menemanimu setiap saat menapaki masa-masa indahmu, tapi itu belum mungkin untuk saat ini


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: