Posted by: bundagaluh | September 9, 2008

Pengenalan warna melalui manik-manik

Temen-temen, Royan uh (2,6th) tergolong anak yang berenergi lebih dalam artian dia tuh tidak bisa duduk diam meski beberapa menit. Ada aja yang dilakukannya. Tapi dia juga belum mau fokus terhadap segala hal (kecuali permainan yang berhubungan dengan kereta apiūüôā Royan pun juga termasu anak yang selalu mempertahankan pendapatnya dan cenderung belum mau mengalah. Contohnya dalam urusan warna..sampai sekarang kalo aku tanya tentang warana tertentu, misalkan merah..Royan pasti jawab dengan warna lain misalnya coklat ato hitam. Wis pokoke semaunya sendiri. Ketika dikasihtahu kalo warna yang sebenranya¬†itu merah maka Royan tidak akan mau menerima dan tetep bersikukuh dengan jawabannya kalo itu coklat..

Nah, kebetulan ketika Salsa¬†meronce¬†bahan-bahan kalung¬†dan gelangku¬†dari manik-manik¬†dan bebatuan, ¬†ada ide untuk mengajarkan konsep warna tersebut pada Royan dengan cara meminta Royan untuk meronce manik-manik tersebut dengan urutan warna yang aku sebutkan. Awalnya lumayan sulit karena Royan seperti biasa tetep ‘ngeyel’ dengan warna sesuai dengan pendapatnya. Ketika aku minta ambil hitam, Royan ambil putih dan seterusnya…

Lama-lama lumayan sih, Royan dapat bekerjasama dan meronce manik-manik sesuai dengan warna yang aku katakan. Tapi ya itu, baru meronce sekitar 5 butir, talinya sudah diputar-putar dan manik-manik yang di toples disebar di lantai deh..


Responses

  1. sama banget sama Syafa…mau ikut2an malah jadi berantakin deh…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: