Posted by: bundagaluh | October 11, 2008

A Week Without Mbak Mi…

Capek memang, menjalani keseharian kami di awal-awal ketiadaan mbak Mi di rumah. Tapi alhamdulillah, dengan kesiapan hati kami sebelumnya, segala sesuatu berjalan dengan baik meski badan sedikit protes (tapi semoga ini sebagai sarana melangsingkan badan yang semakin melar nih hehehe :D)

Alhamdulillaah Salsa semakin mandiri. Selesai makan atau minum susu (yang seringnya dibikin sendiri) langsung dibawa kebelakang dan dicuci sendiri bahkan beberapa alat makan kotor yang lain (terima kasih ya sayang…)
Selain itu, pagi ini, Salsa bener-bener hebat. Mau nolongin ibu nunggu mbak parwanti (penjual sayur keliling) untuk beli cabe dan pisang. Ah, bener-bener Salsa menepati janjinya untuk membantu ibu karena mbak Mi sudah tidak ada. Bahkan Salsa juga sudah bisa diandalkan untuk urusan mandi, gosok gigi, keramas, memilih baju dan memakainya sendiri. Sebagai tambahan, Salsa juga sudah bisa mandiin adiknya…ahh..terimakasih lagi sayang…jempol empat dech buat kakak…
Ndilalah lha kok dek Royan tuh juga manut aja dimandiin kakaknya meski untuk urusan gosok gigi belum mau kalau kakaknya yang gosokin. Yah, itu masih tetep urusan ibu ga papa dech…
Sejauh ini, hubungan Salsa dan Royan semakin manis juga dalam artian berebutan masih teteplah tapi untuk frekuensi sampai menangis baik Salsa maupun Royan sangat-sangat berkurang. Kalau aku perhatikan sifat bully Royan pun juga sangat-sangat berkurang. Paling-paling pada berteriak mengadu “bu…dek Royan/kakak nakal….” sambil memanjangkan dan meliukkan intonasi kata “nakal”. Gitu dech. Semoga ini untuk seterusnya.

Ayah juga lebih handy untuk urusan pekerjaan rumah. Bahkan mau membantu cuci piring lho padahal kayaknya itu tidak termasuk dalam jobdesc ketika kita bagi-bagi pekerjaan rumah deh. Terima kasih ya yah…

Dan terima kasih ya Allaah. Engkau telah menyiapkan hati kami jauh-jauh hari sebelum kepergian mbak Mi sehingga kami bener-bener well-prepared dan tidak senewen bin kemrungsung. Semoga Engkau ridlo dengan rencana-rencana kami..


Responses

  1. Amien…
    semoga banyak hikmah yang bisa kita ambil ya mbak….^_^ terutama, anak-anak lebih kelihatan mandiri-nya…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: