Posted by: bundagaluh | January 5, 2009

Kejadian-kejadian sebelum kepergian bapak

kalau dipikir-pikir, banyak sekali kejadian yang subhanallaah, sebenarnya Allaah telah memberi isyarat kepada kami bahwa Allaah telah berkehendak untuk memanggil bapak kembali ke pangkuanNYA. Diantaranya adalah:

  1. Aku pribadi begitu tergila-gila dengan lagunya Mariah carey “Bye-Bye” semenjak albumnya E=MC2 dirilis ke pasar. Lagu itu selalu aku putar setiap hari sampai ada teman kantor yang heran dan berkomentar “Wah, bu Galuh lagi demam E=MC2.” Kebetulan lagu tersebut juga mengisahkan kepergian ayah Mariah Carey, Alfred Roy, yang meninggal pada tahun 2002 akibat kanker. Namun lagu tersebut juga dipersembahkan buat semua orang yang baru kehilangan orang-orang terkasihnya.
  2. Dua hari sebelum hari Raya Qurban kemarin, bapak tindak ke Jakarta untuk menjenguk kakak-kakaku di sana sekalian menengok cucunya (putri kedua dari kaka laki-lakiku) yang baru lahir. Saat itu, bapak sudah merasa tidak enak badan dan baru check dari dokter. Lewat telpon aku minta bapak untuk menunda kepergiannya ke Jakarta, tapi saat itu bapak menjawab, “tidak apa-apa nduk. Kalau bapak tidak pergi sekarang, kapan lagi bapak bisa nengok mbakyu dan masmu.”
  3. Kira-kira dua minggu sebelum kepergian bapak, aku bermimpi bapak terjatuh ketika sedang membersihkan kandang sapi. Aku bangunkan tidak bisa dan bapak hanya terdiam tidak ada respon. Raut mukanya saat itu sama persis dengan raut muka terakhir yang aku lihat ketika di ICU dan dinyatakan sudah tiada oleh dokter yang jaga. Subhanallaah
  4. salah satu kakakku juga bermimpi tentang isyarat yang sama.
  5. bapak sendiri juga pernah bermimpi kakaknya yang sudah meninggal dunia melambaikan tangan kepada bapak.
  6. pertengahan bulan Desember kemarin, kebetulan kok aku emmbuat postingan tentang bapak dan ibuku di sini. dan entah kenapa, sering sekali aku membacanya berulang-ulang dan tiap kali aku membacanya  air mataku selalu mengalir deras.
  7. Ketika aku menjemput bapak dan ibu di terminal Tirtonadi, Solo sepulang dari Jakarta, aku lihat secara fisik bapak kelihatan baik dan sehat. tapi dalam hati, aku menangkap sesuatu yang aneh dan janggal di raut muka beliau. Dalam hati aku hanya berucap, semoga ini hanya perasaanku saja.
  8. dan masih banyak lagi.

Subhanallaah, Allaahuakbar. Sungguh sebenarnya tidak ada kejadian yang sifatnya kebetulan. Sungguh sebenarnya Engkau telah memberi kami petunjuk. Dan sungguh, segala sesuatu terjadi sesuai dengan kehendak dan takdir Engkau ya Allaah. Terima kasih, Engkau memanggil bapak kami ketika segala sesuatu di keluarga kami sudah baik dan insyaallaah tidak ada tanggungan yang ditinggalkan bapak. Terima kasih ya Allaah

Sekarang tinggal doa kami yang senantiasa kami panjatkan semoga Engkau ya Allaah menerima bapak dan menempatkan beliau di sisiMu di tempat yang terbaik. Amiin ya robbal ‘alamiin.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: