Posted by: bundagaluh | January 31, 2009

Banjir..banjir…

Seharian kemarin dari siang sampe malam hujan terus mengguyur kota Solo. Aku pulang dari kantor jadi molor sampai jam 5. Itupun juga masih berbasah-basah ria dengan air hujan. Sampai di rumah, anak-anak juga belum pulang (masih di eyang Windan sama Ayah)

Setelah beres-beres sebentar dan mandi, aku tiduran di depan TV sambil menikmati berita di Metro TV. Sekityar isya, anak-anak serta ayah tiba. Ah, seneng rasanya dan suasana rumah jadi rame….Seperti biasa Salsa langsung menuju kamar tidur dan setelah minum susu tertidur pulas deh…sementara Royan langsung menuju lemari mainan dan mengambil beberapa mainan. Setelah bermain sebentar dan minta dibacakan majalah Bobo, akhirnya Royan, aku, dan ayah ikut menyusul Salsa di alam mimpi…

Sekitar jam 02:30, seperti biasa aku bangun. Begitu sampai di dapur, astaghfirullaah…kompor gas masih menyala..!! Baru deh aku ingat, sebelum tidur (sekitar jam 21:00) aku nyalain kompor dan memasak air. Subhanallaah alhamdulillaah…Allaah masih menyayangi dan melindungi kami sehingga tidak terjadi apa-apa meskipun air dalam panci sudah habis bis dan dasarnya sudah mengering…Ya Allaah terima kasih…sungguh Engkau maha melindungi…

Selesai sholat malam, aku nyalain komputer sambil melihat HP dan eh, ternyata ada 1 panggilan tak terjawab 3 sms masuk. yang satu dari mahasiswa dan dua lagi dari mbak Wahyu (teman kantor). Isinya nanya tempatku banjir nggak karena warung makannya (yang di depan UMS) airnya sudah setinggi paha. Astaghfirullaah…langsung aku jawab, alhamdulillaah tempatku tidak banjir. Sekali lagi, kemurahan dan perlindungan Allaah dilimpahkan kepada kami sekeluarga. Warung mbak wahyu dan perumahanku tu sebenarnya masih satu komplek. Cuma kalau perumahanku berada di samping utara UMS sementara WM mbak Wahyu di timur UMS.

Pagi harinya ketika aku mengantar anak-anak sekolah, masyaallaah ternyata memang semalam banjir tinggi dan UMS dan sekitarnya penuh dengan lumpur bekas banjir. Sungguh ini sebuah hal yang mengejutkan karena seumur-umur baru kali ini daerahku kena banjir. Akhirnya kejadian inipun menjadi berita utama di koran Solopos.

YA Allaah, sekali lagi terima kasih dan alhamdulillaah Engkau selalu memberikan perlindungan dan kasih sayang kepada kami sekeluarga. Semoga Engkau melimpahkan kesabaran dan tawakal bagi rekan-rekan dan semua orang yang semalam kena banjir. Amiin


Responses

  1. wah…sama banget deh ya….aku juga pernah lo mbak, dan pancinya dah gabisa dipake lagi, jaman Syafa masih makan nasi tim, aku bikin tim pake mangkok pirex,api kecil (tp kalo lupa matiin tetep aja bikin gosong)…sampe mangkoknya juga hancur lo….ih, keterlaluan banget ya…ya,bumbu2 ga punya asisten di rumah ya salah satunya yg begini ini mbak…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: