Posted by: bundagaluh | February 8, 2009

Belajar Mengiris Tempe = Belajar Matematika Sederhana

Kemarin sore udara dingin dan hujan masih turun kecil-kecil. Wah, enaknya makan camilan dan ngopi nih. Akhirnya aku ke dapur dan mengambil tempe yang tadi pagi aku beli di mbak Parwanti (mbak sayur keliling tiap pagi). Pas, lagi mau menyiapkan bumbu, Salsa tiba-tiba menyusul dan mengatakan bahwa ia pengin membantu ibu. Akhirnya Salsa deh yang kebagian mengiris tempe. Awalnya aku tidak memikirkan kegiatan belajar atau apa, namun ketika Salsa bertanya tempenya diris menjadi berapa, akhirnya aku manfaatkan saja untuk memperkenalkan konsep pembagian dan perkalian sederhana kepadanya.

Berikut penggalan kegiatan tersebut:
Ibu : Nduk, coba kakak hitung berapa jumlah anggota keluarga kita?
Salsa : ayah, ibu, kakak, adek. Empat bu..
Ibu : Bagus. Trus, kalau ibu, ayah, kakak, dan adek, semuanya pengin makan dua potong tempe. Tempe ini harus dipotong jadi berapa?
Salsa : berapa ya bu?
Ibu : Ya sudah, coba dipotong jadi dua dulu tempenya.
Salsa : Oke. Gini ya bu?
Ibu : iya. Nah, umpamanya ini yang satu potong ini buat kakak dan adek, gimana caranya supaya adek atau kakak dapat satu bagian?
Salsa : ya dipotong lagi jadi dua.
Ibu : Bagus. Nah coba sekarang dipotong lagi.
Salsa : Berarti yang itu juga dipotong lagi supaya ibu dan ayah dapat satu potong?
Ibu : Iya.
Salsa : nah, sudah selesai bu (meski potongan tempenya ga sama antara satu potongd engan potongan yang lain.)
Ibu : Wah, pinter sekali…Nah, berarti kakak, adek, ayah, dan ibu sudah dapat satu potong satu potong nih..trus supaya kakak dapat dua potong, tempe bagian kakak ini diapaian?
Salsa : Dipotong lagi bu…
Ibu : betul, ya sudah dipotong lagi saja.
Salsa : takut bu, entar kena pisau.
Ibu : Ya sudah, biar ibu saja. Asal hati-hati, nggak akan kena pisau kok. Lihat..

Begitulah, meski harus ekstra sabar tapi ternyata lumayan buat memperkenalkan konsep pembagian dan perkalian sederhana. Dan untuk perkaliannya aku minta Salsa untuk mengalikan jumlah anggota keluarga dengan 2 potong tempenya. Sambil dijejer akhirnya ketemu deh hasilnya.

Wah ternyata Salsa cukup menyukai kegiatan ini. Subhanallaah ternyata lewat kegiatan mengiris tempe saja bisa menjadi suatu wahan belajar buat anak ya…


Responses

  1. Yup..bener banget mbak, banyak hal menyenangkan yg bisa didapat anak di acara2 di dapur…pengelaman yg beda dalam belajar, di sekolah Rafif sekarang juga diadakan kelas cooking, karena ya banyak hal yg bisa dipelajarin dari kegiatan di dapur….
    Btw, selamat ya mbak sudah berhasil mengambil keputusan besar mengenai pekerjaan…salut mbak!!!semangat!!!

  2. thanks mbak, however justru mbak, yang patut diacungi jempol “four thumbs up” deh…la gimana enggak, wong k,erja full time gitu tapi masih bisa k,euk,euh memberi stimulasi or kegiatan yang kreatif-kreatif begitu. Tapi memang bener mbak, memperbaiki pola/gaya berkomunikasi dengan anak, tuh ternyata luarbiasa susah..btw tetep nyalakan semangat ya demi aset-aset berharga kita…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: