Posted by: bundagaluh | February 21, 2009

Lomba Mewarnai Batik

Seneng rasanya ketika bapak guru kelas Salsa, Pak Doni, menelpon ke rumah dan memberitahukan bahwa Salsa terpilih untuk mewakili TK Djamaatul Ikhwan dalam lomba mewarnai batik dalam rangka memperingati hari jadi kota Solo yang ke 264. Bangga…apalagi ini kesempatan pertama Salsa untuk mengikuti kegiatan seperti itu. Kemarin-kemarin dia selalu menolak kalau mau didaftarkan lomba mewarnai/menggambar atau hafalan surat-surat pendek. Semoga saja setelah ini, Salsanya mau supaya rasa percaya dirinya meningkat.

Salsa juga antusias sekali dalam mempersiapkan lomba tersebut. Tiap hari selalu berlatih mewarnai motif batik yang dibawanya dari sekolah. Ga cukup satu, minta dikopikan supaya bisa lebih banyak berlatih katanya. Ini nih salah satu fotonya:

image957

Dan malam sebelum lomba pas mau tidur Salsa berpesan supaya dibangunkan pagi biar ga telat ke lombanya ^_^

Ini foto pas di arena lomba

image959 Dan ini hasil mewarnainya:

image962 Lumayan…meski dibagian tepi masih kelihatan kurang rapi dan penuh warnanya. Tapi konsistensi dan gradasi warnanya sudah bagus (kata guru lukisnya “sangat bagus”)

NAh untuk urusan yang kurang rapi dalam hasil mewarnainya itu ternyata itu imbas dari apa yang dipahami Salsa tentang konsep ‘lomba’. Di rumah memang aku dan ayah sering mengatakan “ayo cepet-cepetan minum susunya, ayo lomba makan. Siapa yang cepat dia yang dapat hadiah cium…ayo cepet-cepetan ini itu dan seterusnya dst.” Tujuan kami adalah supaya Salsa maupun Royan bisa dengan segera melakukan sesuatu. Akhirnya pas lomba kemarin, Salsa mengerjakannya dengan sangat cepat. Salsa selesai paling awal diantara keempat temannya yang juga wakil dari sekolah. Bahkan kak Mila belum sampai setengahnya ^_^

Pas aku bilang, “Nduk, bagus sekali nih warnanya. Gradasinya bagus dan pemilihan warnanya juga bagus. Tapi lihat ini yang tepi belum begitu rapi. Ayo nduk dirapiin. Pakai pensil warna saja biar lebih halus dan tidak keluar garis”  Salsanya menolak. PAs dirumah baru deh aku sadar karena Salsa bilang, “Bu, tadi kakak mewarnainya cepet banget. set..set..set gitu.Nomer satu lo selesainya. Malah kak Mila baru setengah. Pasti kakak menang dan dapat piala.” Gubrak…!!! Nah lo…

Akhirnya dengan susah payah aku mencoba meluruskan apa yang dulu kami salah lakukan tentang cepet-cepetan itu ^_^ Maafkan ayah dan ibu ya nduk. Memang betul, lagi-lagi orang tua nih yang harus banyak belajar…

Sampai saat menulis postingan ini kami belum tahu hasil dari lomba tersebut karena kami langsung pulang. De Royan ngantuk dan mulai rewel…Alhamdulillaah, Salsa sudah mau mengerti bahwa lomba bukan berarti harus selalu menang dan dapat piala/hadiah. Yang terpenting adalah berdoa dan berusaha sebaik-baiknya…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: